Kamu bukan penyanyi karena suara kamu tidak merdu atau jelek, sebenarnya ada cara supaya suara kamu menjadi lebih merdu yah walupun tidak semerdu para penyanyi yang ada, tapi lumayan kan kalau kita nyanyi didepan teman atau sapa saja tidak terlau jelek kedengarannya.
Yang perlu disiapkan yaitu hanya 2 buah jeruk nipis, kapur sirih, madu dan garam (bahan2nya mudah kan?). Baik kita langsung saja praktekan resep ini, pertama setiap jeruk nipis dibelah menjadi 4 bagian supaya mudah memerasnya dan kemudian diambil sarinya, setelah itu beri kapur sirih sedikiti yang terkahir campurkan 1 sendok madu asli (jgn yang abal2 yah...) serta garam secukupnya.
Ramuan ini diminum seminggu sekali, Anda akan tahu perubahannya kurang lebih satu bulan, suara Anda akan terdengar lebih merdu dibandingkan sebelumnya. Yang suaranya sudah merdu dari sananya sekali-kali tidak apa2 untuk meminum ramuan ini agar suaranya lebih indah dan merdu. Selamat mecoba... (jika sudah jadi penyanyi jangan lupakan saya hehehe)
Bagaimana cara menyanyikan nada tingi?
Setiap orang memiliki range vokal yang unik. Ada yang suaranya lebih tinggi misalnya jenis suara soprano, ada yang lebih rendah, jenis suara baritone dan bass misalnya. Lalu, setiap jenis suara tsb memiliki yang dinamakan register, yaitu chest voice (medium-rendah), mix voice (medium tinggi), dan head voice (tinggi). Ada juga yang dinamakan falsetto yaitu head voice dengan kualitas suara yang lebih tipis dan mendesah.
Nah, untuk menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik, kita perlu menyadari hal-hal di atas agar kita tidak memaksakan suara kita naik terlalu tinggi dengan “mencekik”.
Menyanyikan nada tinggi dengan teknik yang baik biasanya disebut menggunakan mix voice, yaitu teknik menyanyi di area antara register chest voice dan head voice. Dengan begitu, kita kita memaksa chest voice kita naik ke area yang terlalu tinggi karena itulah saatnya terjadi “mencekik” dan akhirnya suara yang dihasilkan kurang baik dan yang lebih buruk, pita suara lama-lama bisa rusak.
Bagaimana mulai melatihnya? Pertama, menyadari hal di atas penting agar menghindari “mencekik”, lalu anda bisa menyanyikan tangga nada mayor (doremifasolasido) dengan silabel “Aa” lalu saat mulai meninggi, biarkan suara anda menipis dan sensasinya pindah dari depan wajah ke belakang. Latih hingga anda bisa pindah dari chest voice ke head voice dengan mulus, tanpa pecah ke falsetto.
Apa saja makanan / minuman yang harus dihindari vokalis?
Secara umum, makanan atau minuman apapun yang kita konsumsi tidak akan melewati dan mengena pita suara kita, karena salurannya berbeda. Pita suara di saluran pernafasan. Jadi kalau ada makanan atau minuman yang masuk, refleks tubuh kita pasti batuk/tersedak. Jadi pengaruh yang ada dari makanan dan minuman tidaklah secara langsung.
Namun, beberapa makanan minuman berikut ini sebaiknya anda hindari sebelum nyanyi:
1. Susu dan dairy products lainnya seperti yogurt dan keju. Hal ini karena susu membuat produksi lendir berlebih sehingga akibatnya kita ingin berdaham terus.
2. Kopi dan alkohol. Karena kedua minuman tersebut membuat kita dehidrasi dan kita sebagai penyanyi harus menghindari dehidrasi.
3. Cemilan kacang atau kripik yang asin. Makanan yang demikian membuat mulut kita kering sehingga nyanyi menjadi kurang nyaman.
Bagaimana jika suara serak atau habis?
Suara serak atau habis dikarenakan pita suara kita sedang iritasi dan membengkak, sehingga kedua lipatan pita suara tidak bisa menutup sempurna, terasa sakit, dan tidak bisa menghasilkan suara yang jernih. Penyebabnya antara lain adalah vocal misuse dan vocal overuse. Vocal misuse antara lain adalah berteriak-teriak, dan menyanyi lagu dengan teknik yang buruk dalam jangka waktu yang lama. Vocal overuse adalah menyanyi atau berbicara terus menerus dan kurang istirahat.
Hal terbaik yang bisa anda lakukan untuk menanggulangi hal ini adalah dengan istirahat vokal. Artinya tidak nyanyi bahkan tidak berbicara dalam jangka waktu tertentu sampai pulih. Lalu istirahat secara umum agar tubuh kita fit. Selain itu sering minum air putih (tidak dingin) agar tubuh kita tidak kurang cairan dan pita suara kita terjaga kelembapannya.
Ada beberapa resep rumahan yang banyak orang lakukan, seperti minum madu dan sebagainya. Tetapi seperti sudah dijelaskan sebelumnya, madu yang kita minum tidak langsung mengena pita suara, tetapi efek yang menyehatkan tubuh membantu pulihnya pita suara kita.
Bagaimana pernafasan yang baik untuk nyanyi?
Ada dua jenis pernafasan yang umum, yaitu pernafasan dada dan pernafasan perut (biasa disebut juga pernafasan diafragma). Pernafasan dada adalah pernafasan yang dangkal, karena pernafasan ini mengisi bagian atas paru-paru bukan dari dasar. Sedangkan pernafasan perut adalah pernafasan yang dalam dan lebih natural.
Pernafasan dada mirip seperti saat kita menarik nafas untuk mengeluh atau menghela nafas. Pundak dan dada kita ikut naik saat mengambik nafas.
Pernafasan perut adalah seperti saat kita menghirup aroma masakan enak, nafasnya dalam, pundak dan dada tidak naik, area perut mengembang alami.
Apakah anda sudah bisa membedakan keduanya?
Dengan pernafasan perut, nafas kita lebih terkontrol dengan baik. Inti dari teknik pernafasan yang baik untuk menyanyi adalah kontrol. Salah satu latihan pernafasan nafas yang bisa anda lakukan adalah: dengan posisi berbaring dan rileks, kita ambil nafas yang dalam dan rasakan perut mengembang ke atas, lalu bunyikan desis seperti ban kempes “sss” dan jaga agar desisan konsisten. Lakukan 3-5 kali setiap latihan.
Mengatasi Nada Fals
Ketika bernyanyi live seorang penyanyi terkadang ’terpeleset’ ke dalam nada-nada fals. Hal ini cukup wajar terjadi, karena biasanya diakibatkan oleh beberapa faktor kendala, sebagaimana telah dibahas pada tulisan saya sebelumnya. Akan tetapi, akan sangat tidak wajar jika penyanyi tersebut selalu fals dalam setiap penampilannya. Tentunya ada something wrong di balik itu.Apakah ia harus pensiun sebagai penyanyi?? Oh tidak, tentunya kesimpulan itu terlalu dini. Setidaknya ia harus berusaha terlebih dahulu untuk memperbaiki kemampuan vokalnya melalui latihan intensif. Setahap demi setahap ia akan memiliki kepekaan terhadap nada, sehingga ia mampu untuk mengontrol nadanya dengan baik.
Di dalam term akademis dikenal teknik latihan solfegio (baca:solfej). Bentuk latihan solfegio bervariasi, mulai dari yang termudah sampai ke tingkat yang relatif sulit. Gunanya adalah untuk melatih ketajaman dan ketepatan nada si penyanyi. Salah satu bentuk latihan solfegio yang cukup praktis dan mudah digunakan adalah teknik latihan yang dikenal dengan nama ’moami amo’.
Sesuai dengan tujuannya, yakni untuk melatih kepekaan nada, latihan ini bertumpu kepada penguasaan tangga nada melalui naik turunnya nada. Selain untuk melatih kepekaan nada, ’moami amo’ juga sangat bermanfaat untuk lebih melenturkan vokal. Tak sedikit penyanyi pemula masih memiliki vokal yang cenderung ’kaku’. Maksudnya, ketika menemukan perpindahan nada tertentu (misal cengkok dangdut, legato, dll) sangat sulit ia raih. Nah melalui ’moami amo’ ini kendala itu bisa diatasi.
Oke, sekarang kita coba praktekkan. Ikuti nada-nada di bawah ini :
| 1 3 | 2 4 | 3 5 | 4 2 | 1 . | . . | . . |
mo o a a mi i a a mo
moamiamo
Ulangi beberapa kali hingga nada demi nada terkuasai dengan baik. Untuk ’moami amo’ pertama, cari dan tentukan nada dasar yang paling bawah. Ingat, kontrol selalu setiap nada yang dinyanyikan. Pastikan nada benar benar pas! Setelah itu baru dinaikkan nada dasarnya satu demi satu. Lakukan terus hingga mencapai nada tertinggi yang bisa dikuasai. Jika telah mencapai nada dasar yang cukup tinggi, ada kendala yang biasa dijumpai, yaitu nada 5 (sol) akan semakin sulit dicapai. Oleh karena itu, perketat lagi kontrol nada, khususnya terhadap nada 5 (sol) tadi.
So, coba dulu aja…. semoga bermanfaat frenss
Tidak ada komentar:
Posting Komentar